Struktur Atom

A.    Partikel Dasar Penyusun Atom

  Penemu Tahun Lambang Muatan Massa(sma)
lektron JJ.Thomson

1887

e

-1

0,000549

Proton U.Goldstein

1886

p

+1

1,00728

Neutron J.Chadwick

1932

n

0

1,00728

D.        Perkembangan Teori Atom

  1. 1.       Teori Atom Democritus 

Materi disusun oleh bagian yang sangat kecil, yaitu partikel yang tidak dapat dibagi lagi yang disebut sebagai atom.

  1. 2.      Teori Atom Dalton
  • setiap materi disusun oleh partikel kecil yang tidak dapat dibagi lagi, yang disebut atom.
  • Atom dari suatu unsur adalah identik (memiliki massa dan sifat yang sama )
  • Atom suatu unsur tidak dapat dirubah menjadi atom unsur lain
  • Atom-atom dari beberapa unsur dapat bergabung membentuk senyawa.
  1. 3.       Teori Atom JJ. Thomson.

Atom berbentuk bulat  di mana muatan listrik positif yang tersebar merata dalam atom dinetralkan oleh elektron-elektron yang berada di antara muatan p[ositif.

  1. 4.       Teori Atom Rutherford
  • Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif.
  • Massa atom terpusat pada inti
  • Sebagian besar volume atom adalah ruang hampa
  • Atom bersifat netral (jumlah proton dan elektron sama )
  1. 5.       Teori Atom Niels Bohr
  • Elektron bergerak mengitari inti pada lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit
  • Dalam keadaan stasioner elektron tidak menyerap ataupun memancarkan energi
  • Elektron dapat berpindah ke lintasan yang lebih luar dengan cara menyerap energi dan sebaliknya.
  1. 6.      Teori Atom Mekanika Kuantum

Louis de Broglie : Gerakan elektron bersifat materi dan juga bersifat gelombang.

Werner Heisenberg : Tidak mungkin menentukan posisi serta momentum yang pasti dari elektron dalam atom. Yang dapat ditentukan adalah suatu kebolehjadian menemukan elektron pada suatu titik pada jarak tertentu dari intinya.

Erwin Schrodinger : Volume ruang yang memiliki keboleh jadian terbesar untuk menemukan elektron disebut orbital atom.

Berdasarkan teori atom mekanika kuantum, untuk  dapat  menentukan posisi elektron dalam suatu atom diperlukan 4 bilangan kuantum  yaitu :

  1. a.      Bilangan kuantum utama (  n )

 Bilangan kuantum utama menunjukkan posisi elektron pada kulit

Kulit

K

L

M

N

O

Nilai n

1

2

3

4

5

  1. b.      Bilangan kuantum azimut (l)

 Bilangan kuantum azimut menunjukkan sub kulit  (sub tingkat energi ) dan bentuk suatu orbital

Sub kulit

s

p

d

f

g

Harga l

0

1

2

3

4

Bentuk orbital
  • Orbital pada subkulit s : berbentuk bola
  • Orbital pada subkulit p dan d : berbentuk balon terpilin
  1. c.       Bilangan kuantum magnetik (m)

Bilangan kuantum magnetik menunjukkan orbital khusus yang ditempati oleh suatu elektron. Setiap orbital meksimal diisi oleh 2 elektron

Subkulit

l

Jumlah

orbital

Jenis orbital (nilai m)

S

0

1

  m = 0

P

1

3

  m = -1 , 0 , +1

D

2

5

  m = -2 , -1, 0 , +1 , +2

F

3

7

  m = -3, -2, -1, 0, +1, +2, +3

 

  1. d.      Bilangan kuantum spin (s)

 Elektron yang bergerak mengitari inti juga berputar pada porosnya. Bilangan kuantum spin menunjukkan arah rotasi yang berbeda  pada 2 elektron yang berada pada satu orbital. Kuantum spin diberi lambang dan . Untuk memliki harga s = + ½  dan  untuk memiliki harga s = – ½

E             Konfigurasi Elektron

Konfigurasi elektron adalah gambaran penyebaran elektron  dalam orbital-orbital kulit elektron.

  1. 1.      Aturan Aufbau

Pengisian elektron dimulai dari subkulit yang berenergi rendah sampai penuh, baru kemudian mengisi subkulit yang energinya lebih tinggi.

Perhatikan pengisian elektron pada subkulit dengan mengikuti arah panah

n = 1                      1s

n = 2                      2s         2p

n = 3                      3s         3p        3d

n = 4                      4s         4p        4d        4f

n = 5                      5s         5p        5d        5f

n = 6                      6s         6p        6d

n = 7                      7s         7p

Urutan pengisian elektron sebagai berikut ( dari energi rendah ke tinggi )

1s2 →  2s2 →  2p6 → 3s2 → 3p6 → 4s2 → 3d10 → 4p6→ 5s2 → 4d10  → 5p6

→ 6s2 4f14 → 5d10 → 6p6  → 7s2 → 5f14 → 6d10 →7p6    

Untuk mengingat urutan orbital perhatikan pola yang dibentuk , yaitu :

s sp sp sdp sdp sfdp sfdp

Dari konfigurasi electron tersebut dapat dilihat jumlah subkulit yang dimiliki oleh setiap kulit (tingkat energi)

  • Kulit ke 1 memiliki 1 subkulit yaitu        1s
  • Kulit ke 2 memiliki 2 subkulit yaitu        2s  2p
  • Kulit ke 3 memiliki 3 subkulit yaitu        3s  3p  3d
  • Kulit ke 4 memiliki 4 subkulit yaitu        4s  4p  4d  4f
  1. 2.      Susunan Elektron  Berdasarkan Urutan Kulit Elektro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s